Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Jalani skenario hidup mu saat ini..

Sebenarnya, keterkaitan antara masa lalu dengan masa depan masih menyimpulkan sebuah pertanyaan yang cukup rumit. Bukankah keduanya mempunyai satu ikatan yang saling berkesinambungan? Hanya saja, masa lalu itu bukanlah sesuatu yang bisa menyimpulkan siapa dirimu di masa depan. Dan masa depan pastilah ada kaitannya dengan siapa dirimu di masa lalu. Lantas, bagaimana? Ya, rumit bagi mereka yang tak segan mengambil pelajaran dari masa lalu. Bukankah selalu ada hikmah di setiap kejadian yang sudah terlewat? Seorang pengembara di lapangan yang berluaskan sehamparan padang pasir pun bisa menemukan celah hikmah bagaimana ia harus meniti kesabaran hingga sampai ke tujuan di tanaman yang berhamparan rumput dan bunga yang bermekaran. Tentunya ada hikmah juga bagi mereka yang terus memandang jauh ke masa depan. Masih menjadi misteri memang. Tapi setidaknya, kita sudah merencanakan hal itu jauh-jauh hari. Tentang perubahan pada keputusan, itu urusan Rabb sebagai Sang Maha Pengatur. Buka...

Renungan Cinta

Seringkali ku bertanya, bagaimana bisa semua terjadi begitu saja? 2 pasang mata yang memandangnya saja aku tak sanggup. Apalagi mendengar helaan nafasnya yang begitu bergemuruh dalam dada? Aku yang selalu memenjarakannya dalam hati tak terbiasa dengan situasi ini. Situasi yang lebih tegang ketika harus menyaksikan hati yang lain terluka. Ya, aku tau. Aku tidak ingin begitu terburu-buru dalam menyimpulkan bahwasanya ini adalah Cinta. Tapi mengapa nyatanya nama dia yang selalu ku sebut dalam untaian rindu di setiap lirih do’a? Akankah aku berani menyimpulkan ini bukanlah Cinta? Tapi, aku yang masih terbilang malu ketika mengatakan Cinta bukan pada yang semestinya. Sebab, aku pun tak tau dimana segenggam hati yang Allah masih rahasiakan sampai saat ini. Aku yang berusaha menjaga fitrah Cinta yang pada hakikatnya suci. Itu saja. Akupun tak ingin, jika rasa Cinta ini melebihi rasa Cintaku kepada Rabbku. Sebab, Dia Maha Pencemburu. Ketika kau selalu mengukir nama makhluk di hat...

Cinta, oh Cinta ...

Cinta, oh Cinta.. Oleh : Azzura Ayzhie “ Cinta itu membutakan… “ “ Gila .. Gue gak pernah ngerasain gimana rasanya bahagia ini ketemu dia.. “ “ Jantung gue keknya mau copot nih, bisa tolong panggilin ambulan? “ “ Kaya ada manis-manisnya gitu ya,, “ ( *Tuuttt.. Bukan lagi ngomongin air mineral! ) Ada yang kaya gitu? Berarti kita sama.. Tapi aku mah doeloe.. Doeloe loh , yaa.. Sekarang dah move on dong! Haha.. :v Mungkin seseorang yang jatuh cinta pun bisa saja mendadak menjadi seorang pujangga. Menjadi seorang koki hebat ketika bisa menyenangkan doi lewat makanan kesukaannya. Menjadi seorang motivator ulung ketika doi di rundung masalah. Menjadi seorang penulis best seller untuk menuangkan inspirasi melalui apa yang ada di fikirannya.. ( *ehh,, kalau yang ini sih, lupakan :v ). Dan pokonya, seabrek talenta yang bahkan di cita-citakan aja gak pernah. Dulunya sering banget saling lempar batu, eh perhatian maksudnya. Saling bertukar fikiran dan hanyut da...

Kagumku Pada Anak Syurga

Kagumku Pada Anak Syurga Oleh : Azzura Ayzhie Wajah yang masih terbiaskan cahaya Dihiasi senyum yang terlihat ceria Disebabkan ibadah yang tak pernah lupa Akan kewajiban terhadap Sang Pencipta Doa-doa yang senantiasa bergema ke langit Hati yang rindu akan perjumpaan kepada Rabb Bukanlah penderitaan yang ingin di akhirkan Melainkan keinginan tuk syahid di jalanNya Allah ,,, Sungguh malu diriku ini Pada raga yang penuh noktah Tapi mengharap kepadaMu Jannah _ AyNote _

Perasaan Jahat

Perasaan Jahat Oleh : Azzura Ayzhie Ingin ku menata rasa yang sudah terlalu bimbang ini.. Bagaimana aku bisa menghadapinya sedang dalam keadaaan bungkam? Dirinya yang ku sebut “ aku “ dalam kepribadian yang berbeda.  Entah harus berbuat apa padanya. Aku sendiripun kehilangan akal. Terus menerus memutar otak agar tak selalu diam dalam perbincangan ramai. Hal seperti ini memang sulit di definisikan. Terlebih lagi ketika aku berusaha merespon orang-orang terdekatku, mereka terlihat aneh dengan sikap dan gaya bicaraku yang berbeda dari biasanya. Kalau di bilang untuk bisa menerima, aku bisa. Tapi, tidak secepat itu. Ini saja, aku yang terbiasa berbicara melalui fikiran ku sendiri. Aku terjemahkan melalui tulisan. Dan mungkin masih ada kata-kata yang belum tersampaikan lewat hati yang masih sangat penasaran. Entahlah, sulit. Semuanya terlalu rumit. Namun ketahuilah, diamku tak berarti selalu diam. Mata ku masih menerawang pada pengamatan sekit...

Sulutan Emosi

Sulutan Emosi Oleh : Azzura Ayzhie Amarah memuncak Panas menghunus jiwa Kepalan terus terasa kuat Mengalirnya deraian air mata Merasa terkekang Dipenjarakan Hanya bisa bungkam Dengan amarah yang tertahan _ AyNote _

Merajut Gelisah

Merajut Gelisah Oleh : Azzura Ayhzie Kalah lagi Kali ini bukan kesempatanku Dia memang beruntung Perhatiannya bisa di dapat Ingin semua berjalan biasa Seperti awal dimana aku belum mengenal Sudah sampai sejauh ini Jawaban belum ku temui Hanya perhatian kecil Rasa ingin tau yang ada Canda tawa di sela obrolan Entah atau hanya kebetulan Aku bisa memahaminya Tapi tidak bisa menerjemahkan isi hatinya Waktu akan selalu ku tunggu Sampai ia berbicara pada hati yang rindu _ AyNote _

Obrolan Dalam Sunyi

Obrolan Dalam Sunyi Oleh : Azzura Ayzhie “ Syut… “ : Ya ? “ Boleh aku bertanya satu hal ? “ : Jika fikiranmu masih berjalan dengan baik, silahkan saja. “ Bagaimana kau bisa bertahan dalam situasi sulit seperti ini ?” : Heh, sudah kuduga. Tabi’atmu masih sama seperti dulu. “ Sudahlah, jawab saja pertanyaanku.. “ : Entah, aku hanya sedang berusaha terlihat seolah tak terjadi apa-apa. Sama halnya ketika kau melihat daun itu sedang rimbun padahal ada sesuatu yang harus ia timbun. Bayangkan saja, terpaan anginnya selalu membuat daun yang awalnya diam dan tenang kemudian tiba-tiba terhempas. Sesuai dengan kehendak angin ingin kemana ia membawanya. Diam tanpa perlawanan. Sekalipun dalam goyah, jatuh terhempas ke tanah, sudah lapuk dan tua, ia tetap tabah. : Kau mau menjadi dirinya ? “ Jangan gila. “ : ( Senyum ) Bahkan dalam keadaan rindang sekalipun, kau tak mau ? “ Ku rasa, lebih baik jika itu kau.. “  : Dan kurasa, sekar...

Gundah Gulana

Gundah Gulana Oleh : Azzura Ayzhie Tidak berguna Sendiri dalam sepi Fikiran terus menghantui Harus bagaimana? Kau tidak merasa Tapi aku berhak mengetahuinya Rasa macam apa ini Muncul begitu saja Bukan perihal Cinta Sedikitpun tidak ada Jika saja hal itu benar ada Dan akan terus menjadi nyata Enyahlah.. Persetan dengan semua yang ada Buang saja fikiran busuk itu Iba lah pada jiwa yang di rundung resah _ AyNote _

Dunia ODOP

Dunia One Day One Post Oleh : Azzura Ayzhie Exactly, aku sedikit bingung mau menuliskan apa. Karena pengetahuanku tentang One Day One Post ini masih terbilang sedikit. Terlebih lagi, aku yang masih terbilang ‘ newbie ‘ dalam hal kepenulisan dan komunitas yang biasa disingkat ODOP ini. Baiklah, aku akan menjelaskan dengan pengetahuan yang ada. Komunitas yang berdiri pada tahun 2005 ini mula-mula dirintis oleh Bang Syaiha dan sekarang berganti oleh Ka Tian. Dalam hal perkembangannya, ODOP ini memang luar biasa. Sudah banyak melahirkan karya-karya dari para anggota. Bermula dengan Batch 1 ( Angkatan Pertama ) hingga sampai saat ini sudah mencapai Batch 5. Sesuai dengan namanya, One Day One Post berarti Satu Hari Satu Postingan.  Di sini, kita di tantang untuk memposting tulisan ke blog. Sudah pasti sebelumnya kita di tuntut untuk membuat blog. Entah itu kita mau menuliskan curhatan atau tulisan baik fiksi maupun non-fiksi, yang terpenting adalah kita memposting tulis...

Ngantuk Rupanya

Ngantuk Rupanya… Oleh : Azzura Ayzhie Yups… Kali ini di tantang untuk buat tulisan yang ada unsur lucunya.. Sebenernya sih, ini gak tau lucu atau engga. Tapi ya udah lah ya, daripada gak nulis.. Wkwk Masa-masa paling indah menurutku sih ketika masa putih biru. Kenapa? Karena mungkin di masa itu, proses pembentukan kita menuju proses dewasa udah terbentuk. Dan juga, dimana masa-masa mulai nya kisah cinta.. Eeaa.. Tapi zaman SMP mah masih labil sih. Jadi jangan di anggap serius lah.. Haha Huft,, kalau di buat cerita sih yaa panjang banget.. Seingetnya aja deh ya.. Hihihi. SMP .. Zaman dimana masih keliatan culun-culunnya dan baru sadar pas ngeliat album foto kenangan dulu. Zaman dimana ketika daltop masih keliatan ( sekarang mah pakenya ciput, keliatan juga masih enak diliat. gak tau kalo daltop mah ), zaman ketika gaya foto masih model-model foto KTP ( tegang udah kaya mau di tagih hutang ), zaman ketika dulu sering banget dibilang upin ipin ( lantaran punya sahab...

Pendiam Rindu

Pendiam Rindu Oleh : Azzura Ayhzie Tak berani mengira Tapi semoga tak nyata Aku tau semua Kemana arah mata Kau berjalan pada sisi Aku mengikuti Kau menoleh Aku pun sembunyi Menunggu itu bosan Pada yang tak berkesan Tapi jika tentangmu Aku tak akan segan _ AyNote _

Memang Rindu

Memang Rindu Oleh : Azzura Ayzhie Ke sebut ia lagi sebagai kamu Selalu tak jemu Menahan rindu Bergejolak dalam kalbu Sapaan yang konyol Batin menertawakan Bahwa kamu special Tapi memberatkan fikiran Tertawa Mendekap sunyi Penasaran Senyum yang terabaikan Kemana? Boleh aku ikut serta? _ AyNote _

Entah..

Entah … Oleh : Azzura Ayzhie Terlalu abstrak Terlalu rumit Sudah gundah Sangat resah Alasan yang kabur Pergi tanpa pamit Jiwa ku jiwa mu Selalu mempesona Sulit menguraikan Setiap inci bahagia Yang telah terlewat Atau terencana nanti Yang pasti Semoga kau mengerti _ AyNote _

Ingatan yang Masih Tersimpan

Ingatan yang Masih Tersimpan Oleh : Azzura Ayzhie Jeda antara malam dan rindu itu berbeda tipis ya. Ia bisa membuka dan terus mengungkit sesuatu yang pernah ada sebelumnya. Ternyata masih sama seperti dulu. Yang membedakan ada pada ruang bicara yang terlalu terikat. Masing-masing dari kita membatasi benteng itu. Bukan saling berjanji, tapi secara naluri sudah pasti. Sedikit tenang jika ia sudah mengatakan sesuatu yang membuatku tak bisa menyembunyikan walau hanya sesenti saja dari senyuman. Ia memang selalu begitu, dan semoga saja akan selalu seperti itu. Kuncinya ada pada malam sampai pagi. Jika malam menawarkan rindu yang berbalut pertemuan, maka paginya menawarkan rindu yang berbalut perpisahan. Jika saja bisa, aku akan membuat jarak malam ke pagi lebih panjang. Tapi aku tidak seegois itu, biarkan hati sendiri yang memilih kemana ia akan singgah. Selalu ada satu pertanyaan yang selalu menggema di sudut ruangan. Maukah kamu mendengarnya? Apakah ia juga selalu ingat s...

Sapaan Impian

Sapaan Impian Oleh : Azzura Ayzhie Baru saja kemarin, impian itu menyapaku kembali. Mengajak serta merangkul aku yang masih saja berdiri dengan rasa pesimis ini. Apakah itu suatu kebetulan? Ku rasa tidak. Mungkin itu sebuah pertanda, bahwa masih ada mentari yang harus ku saksikan kemilau terangnya. Ya, semuanya melalui jalan yang harus ku tempuh ini. Lumayan lelah. Dari suasana terik matahari sampai waktunya rembulan menampakkan sinarnya. Tapi, tak merasa tersesali dengan hal itu. Karena aku bisa mendapatkan pelajaran dari perjalanan yang berharga ini. Tidak terlalu waw, sih. Hanya saja, rasanya itu begitu menjadi cambuk motivasi buatku . “ Kamu jangan terlalu nyaman sama hidup kamu. Harus keluar dari yang namanya zona nyaman. “ Begitulah kira-kira yang di ucapkan mentorku. Kami berbincang-bincang dengan pembicaraan yang lumayan panjang.  Seraya mengatasi rasa bosan yang biasanya menyerang para pengguna jalan saat di landa kemacetan. Begitu juga dengan fikiranku....

Kerinduan yang sempat menghilang

Kerinduan yang sempat menghilang Oleh : Azzura Ayzhie Waktu sekian kali menamparku. Memutar tajam jarum detik untuk setiap angka yang pernah singgah. Aku tak pernah berfikir sejauh ini. Bagaimana rasa tajamnya baru saja menusukku untuk pertama kali. Menusuk, menyayat, tergores, lemah. Aku tak punya kendali. Aku hanya bisa menerima pasrah dengan ketentuan yang ada. Senantiasa belajar kuat dari orang-orang yang terkuat. Setidaknya, aku pernah bersama mereka dalam pertarungan yang hebat. Tetiba hati galau mendesah. Menanti pengharapan yang selalu memacu untuk ku panah. Bisikan-bisikan lembut, tamparan-tamparan keras, tusukan yang selalu mengena di sudut rongga jiwa. Semua.. Tak pernah absen sejak saat itu. Tak ada kata yang tepat untuk ku ucap. Semua tinggal gemerlap redup yang hanya bisa ku pandang dari kejauhan. Tangan meraih namun tak sampai. Mengucapkan ucapan perpisahan pada asa yang pernah tinggal. Semua terasa janggal. Untuk mereka orang-orang yang selalu bijak...

The Dream is You

The Dream is You Oleh : Azzura Ayzhie Aku yang tak bosan menceritakannya dalam goresan pena. Tidak begitu terangkai indah, sederhana saja. Biarlah terus seperti ini, sampai aku bisa melihatnya dalam nyata.  Semua dimulai dari yang ku lihat. Ia begitu mempesona lebih daripada yang ku bayangkan. Garis senyumnya begitu terekam jelas dalam ingatan. Dan bagaimana bisa ia menghipnotisku dengan itu. Rahang tegasnya memperlihatkan ketegasan seorang pria. Akhlaknya yang begitu mempesona. Dan tentu saja, aku yang selalu kagum dengan kecerdasannya. Nyaris sempurna. Boleh tidak aku berterima kasih pada malam? Karena di tengah kegundahan, ia memberikan sebuah keindahan. Akupun tak menyangka, bisa bertemu dengannya pada malam itu. Jika boleh aku meminta, agar Allah berkenan mempertemukanku dengannya kembali. Untuk ku katakan bahwa aku mengaguminya. Agar hati ini tidak selalu risau, selalu terasa gundah bila tak disampaikan. Genggaman tangan yang begitu nyaman. Bersandarnya hati pa...

Gemar 2018

GEMAR 2018 ( Gerakan Menutup Aurat ) 2018 Alhamdulillah sukses pada : 📅Sabtu-Ahad 10-11 Feb 2018 📌Masjid Jendral Sudirman - Jakarta Pusat ( Mabit dan Longmarch Gemar ) Di Awali dengan Shalat isya' berjama'ah kemudian di lanjutkan dengan sesi materi : " Khitbah, Nikah, Sah! " Dengan host dan pemateri yang keren.. Host : Kak Irfan Pemateri : Bang Zaky ( Founder Gerak Bareng Community ) Ustadz Firdaus ( Founder Rumah Hati ) Ustadz M. Syaihul Basyir ( Putra dari keluarga 10 Hafidz Qur'an ) Dilanjutkan istirahat lalu QL bersama : Ibrahim El haq ( Reciter and Hafiz Qur'an ) atau biasa dipanggil Bang Boim.. Dan acara di langsungkan di depan Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bertepatan dengan Car free day di sekitar bunderan HI.. Ada juga kaka kaka dari IOC ( Islamic Otaku Community ) : Disini komunitas buat para pecinta jepang khususnya yang suka meragaian cosplay, atau yang suka manga dan anime jepang tapi terbatas karena style bus...

Malam Bina Iman dan Taqwa

Malam Bina Iman dan Taqwa Oleh : Azzura Ayzhie Jari-jemari yang selalu ingin menari di atas layar gadget memberikanku sebuah kesempatan. Ku temukan info yang menarik di sana. Kemudian terus ku cari tahu tentang semua. “ Mabit? Wah udah lama gak ikutan mabit. Kesempatan bagus nih, ada Bang Boim pula.. Hihi.. Pasti acaranya seru! “ Kataku sembari mengais informasi dengan hati yang masih sangat penasaran. Semua segala tentang teknis keberangkatan dibicarakan. Dan akhirnya, di ujung petang aku dan temanku dengan tujuan yang sama segera bergegas berangkat. Dengan bawaan tas punggung yang isinya lumayan membuat remuk badan. Tapi tak membuat semangat padam hanya karena beban. Perjalanan yang lumayan dekat untuk jarak Jakarta Utara ke Jakarta Pusat. Bermodalkan kartu Transjakarta yang memudahkan sebagian besar warga Jakarta untruk beraktivitas. Terkenal macet, tapi Alat Transportasi Busway ini mempunyai jalur khusus untuk meminimalisir macetnya perjalanan. Alhasil, sesampai...