Cinta, oh Cinta ...
Cinta, oh Cinta..
Oleh :
Azzura Ayzhie
“ Cinta itu membutakan… “
“ Gila .. Gue gak pernah ngerasain
gimana rasanya bahagia ini ketemu dia.. “
“ Jantung gue keknya mau copot nih,
bisa tolong panggilin ambulan? “
“ Kaya ada manis-manisnya gitu ya,, “ ( *Tuuttt.. Bukan lagi ngomongin air mineral! )
Ada yang
kaya gitu? Berarti kita sama.. Tapi aku mah
doeloe.. Doeloe loh, yaa.. Sekarang dah
move on dong! Haha.. :v
Mungkin seseorang
yang jatuh cinta pun bisa saja mendadak menjadi seorang pujangga. Menjadi
seorang koki hebat ketika bisa menyenangkan doi
lewat makanan kesukaannya. Menjadi seorang motivator ulung ketika doi di rundung masalah. Menjadi seorang
penulis best seller untuk menuangkan inspirasi
melalui apa yang ada di fikirannya.. ( *ehh,, kalau yang ini sih, lupakan :v ).
Dan pokonya, seabrek talenta yang
bahkan di cita-citakan aja gak pernah.
Dulunya sering
banget saling lempar batu, eh
perhatian maksudnya. Saling bertukar fikiran dan hanyut dalam canda tawa. Serasa dunia milik berdua dan yang lain
ngontrak. Wahah… Mendadak jadi Ibu
kost dan Bapak kost dong yaa? :v
Pertama
pacaran ceritanya bangunin tahajjud, ngingetin tilawah, ketemuan di satu tempat
kajian yang sama. ( Etdah tong. Allah gak
di anggep? ). Semua di jalani seolah-olah terasa indah. Ada rasa syukur
ketika dapet pacar yang katanya sholeh sholehah. Lalu ketika di putusin,
bilangnya. “ Ujian apakah ini Ya Allah?
“. Ck, Jaka Sembung bawa cendol !
Yah,
begitulah sebagian kecil fakta yang kini di alami remaja yang lagi terserang
virus merah jambu batu. Eh, jambu air lebih enak kayanya,,
Sayang
seribu sayang, mereka salah besar dalam menempatkan apa itu Cinta. Padahal pada
hakikatnya Cinta itu suci. Kenapa harus di nodai dengan aktivitas yang
menjerumuskan kepada zina? Hal ini gak usah perlu di jelaskan panjang kali
lebar kali tinggi lagi kali yaa.. Karena udah beberapa banyak untaian nasihat
yang ada tapi hanya di jadikan bahan bacaan.. ( Semoga yang ini enggak..! )
Dear Sholihah, beruntunglah kamu-kamu
yang di putusin pacarnya. Beruntunglah kamu-kamu yang udah move on dari masa
lalu. Sangat beruntung! Kenapa? Karena Allah masih sangat sayang kamu dear.
Karena itu, Allah bawa lagi kamu ke jalanNya setelah sekian lama kamu lupa dan
lalai dariNya. Terharu gak sih, dear?
Allah masih memberikan kita kesempatan emas yang berharga itu, lho!
Jika kamu
masih merasa kehilangan akan sosok dia yang katanya pernah bilang “ bak seorang
malaikat “, tenang aja. Allah tau siapa dan apa yang terbaik buat kamu
kedepannya.
Hidayah itu
mahal dear, mahal banget! Kamu harus
cari itu sampai dapet. Karena hakikatnya hidayah itu di cari, bukan ditunggu.
Dan buat kamu yang udah mendapatkan hidayah, genggam kuat-kuat hidayah itu
dalam hati kamu. Jangan biarkan ia lepas dari jiwamu.
Tahukah kamu
beratnya awal seseorang untuk melangkah hijrah? Hidayah dan Istiqamah. Makanya
ketika Allah udah ngasih kode ke kamu, please..
Kamu harus peka, Allah itu rindu.. Maka jangan sampai hidayah dan istiqamah itu
seketika gak kamu pegang erat-erat kemudian meletus begitu saja. Jadilah balon
hijau yang kacau..
Sekian.. Ini
juga menjadi bahan renungan buat author sendiri. So, gak ada kata terlambat
buat kamu yang ingin berubah. Semoga bermanfaat.!
_ AyNote _
Komentar