Dunia ODOP
Dunia One Day
One Post
Oleh :
Azzura Ayzhie
Exactly, aku sedikit bingung mau menuliskan
apa. Karena pengetahuanku tentang One Day One Post ini masih terbilang sedikit.
Terlebih lagi, aku yang masih terbilang ‘ newbie ‘ dalam hal kepenulisan dan komunitas
yang biasa disingkat ODOP ini. Baiklah, aku akan menjelaskan dengan pengetahuan
yang ada.
Komunitas
yang berdiri pada tahun 2005 ini mula-mula dirintis oleh Bang Syaiha dan
sekarang berganti oleh Ka Tian. Dalam hal perkembangannya, ODOP ini memang luar
biasa. Sudah banyak melahirkan karya-karya dari para anggota. Bermula dengan
Batch 1 ( Angkatan Pertama ) hingga sampai saat ini sudah mencapai Batch 5.
Sesuai
dengan namanya, One Day One Post berarti Satu Hari Satu Postingan. Di sini, kita di tantang untuk memposting
tulisan ke blog. Sudah pasti sebelumnya kita di tuntut untuk membuat blog. Entah
itu kita mau menuliskan curhatan atau tulisan baik fiksi maupun non-fiksi, yang
terpenting adalah kita memposting tulisan dengan minimal 300 karakter dan mempostingnya
di sana.
“ Kalau gak bisa nulis kata-kata
gimana? “
Tenang saja.
Kalau dibilang tidak bisa menulis kata-kata bagus sih, aku juga. Tapi itulah
namanya proses belajar. Semua para penulis hebat dengan karya nya yang ‘ best
seller ‘ pun sudah pasti pernah merasakan pahit manisnya perjuangan menulis.
Tuntutan untuk menulis bagus tidak dianjurkan dalam ODOP ini, tapi komitmen
kita untuk menulis dan mempostingnya setiap hari.
Karena
dengan terbiasa nya kita menulis, dengan konsisten kita menulis setiap hari,
niscaya tulisan kita pun akan bagus dengan sendirinya. Jangan takut untuk
memulai, biasakan saja mulai dari hal-hal terkecil seperti halnya kita menulis diary. Anggap saja blog itu adalah diary
kita. Tumpahkan semua keluh kesah lewat tulisan.
“ Kalau misalnya karya kita gak cocok
sama pembaca, gimana? Kan minder… “
Minder itu
berarti tidak percaya diri. Kalau kita tidak PD dengan apa yang kita tulis,
bagaimana orang lain akan percaya dengan tulisan kita? Semua penulis pasti akan
menemukan jodoh pembacanya. Jadi, stay
enjoy aja.
“ Aku takut kalau tulisan ku di
kritik oleh orang lain, dan sudah pasti hal itu membuat ku jadi badmood.. “
Takut di
kritik kemudian hilang kepercayaan diri adalah hal yang wajar. Aku pun begitu,
tapi apakah hal itu akan membuat kita untuk berhenti menulis? Tentu tidak.
Nyali pejuang mimpi tidak akan mudah menciut seperti itu. Jadikanlah hal itu
sebagai pacuan untuk memotivasi diri kita lebih baik lagi. Dan tentu saja akan
selalu ada bimbingan tentang ilmu-ilmu kepenulisan baik itu dari pemateri atau
dari jadwal bedah tulisan.
#tantangan
·
Still
draft
_ AyNote _
Komentar