Berlabuhnya Do'a di Tepian Multazam

Berangkat dari rasa keingintahuan yang tinggi akan jati diri, semua kisah berawal dari sini.

Dulu ketika ditanya tentang sebuah cita-cita di Masa Orientasi Siswa Mts, entah kenapa lisan ini sungguh ringan mengucapkan “ Penghafal Qur’an “. Anak remaja yang sedang beranjak dewasa itu sontak menarik perhatian teman-temannya. Jangankan mereka, ia sendiripun bingung mengapa. Karena jangankan untuk menghafal, memegang Qur’annya saja jarang.

Namun tak disangka, ia banyak mendapat respon baik dari teman-teman dan kaka kelas yang saat itu sedang bertugas menjadi panitia. Baik itu do’a dan dukungan mereka. Dan itu terbukti sampai sekarang.

Sampai ketika di titik dimana ia seperti mendapat amanah sekaligus anugerah. Ia menemukan jati dirinya. Ia menemukan apa sebenarnya yang ia cari selama ini. Ia menemukan jawaban dari semua penghambaan kepada Tuhan. Ia menemukan cinta di KalamNya.

Memang ya, do’a-doa baik yang di langitkan maka semesta akan selalu meng-aminkan.

Entah sebuah perasaan kuat apa yang mendorong ia ingin sekali pergi ke tempat itu. Sebuah tempat di Jawa Barat yang mendapat julukan Kota Kuda. Tentunya berbeda jauh dengan yang biasa ia temukan di kota. Udaranya sangat bersih dari polusi, asri dan tentunya cuaca yang begitu dingin karena dekat sekali dengan gunung tertinggi di Jawa Barat, Gunung Ciremai.

Dengan proses adaptasi yang begitu panjang, akhirnya ia bisa berbaur bersama yang lain.



Dimulai dengan kegiatan menghafal dan setoran Qur’an setiap harinya. Sekitar pukul 07.30 pagi sampai sekitar pukul 11.30 siang. Dengan metode ABCD atau mengulang setiap hafalan yang pernah di setorkan sebelumnya. Metode ini juga digunakan oleh anak-anak Gaza Palestina agar hafalan mereka mutqin atau lancar.


Tentunya di dampingi oleh para muwajjih muwajjihah yang sangat berkompeten di bidangnya. Mereka adalah layaknya orang tua pengganti ketika para mahasantri sedang tidak berada di rumah.




Setelahnya, mahasantri mengikuti kegiatan perkuliahan yang dimulai pukul 13.00 sampai sekitar pukul 17.00. Kegiatan perkuliahan dilaksanakan terpisah antara akhwat dan ikhwan. Selain perkuliahan, ada agenda Stadium General yang dilaksanakan di aula di akhir pekan. Di undangnya orang-orang hebat untuk berbagi ilmu dan pengalaman agar menjadi pelajaran bagi mahasantri ke depan. Disini peran mahasiswa di tuntut untuk aktif bertanya.




Adapun demikian merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa beserta pelantikannya. Tak lupa juga ada moment dimana orang-orang menginspirasi bisa berkumpul dan memberikan taujjihnya agar dapat mencharger keimanan kita yang senantiasa naik dan turun.












Adapun berbagai moment kegiatan lainnya seperti idul adha, workshop, pemberian sanad Al-Fatihah, Hadrah AswatulQulub Ikhwan, perlombaan dan paduan suara. Bukan hanya menghafal dan kuliah, skill kalian bisa terasah dengan mengikuti berbagai event-event seru ini.













Terakhir beberapa moment-moment kebersamaan angkatan satu dengan yang lainnya yaitu pada acara muhadharah yang dilaksanakan sebulan sekali, muhadatsah di sekitar pegunungan, makan bersama sesudah senam pagi, teman-teman perkuliahan dan inspirasi sejati ketika menghafal.

Kini ia sedang bertumbuh, terus belajar dan terus berkembang. Selalu menanamkan pada diri bahwa kami mahasantri dan kami bangga karena kami punya Al-Qur’an di dada. Semoga hafalan Al-Qur’an bukan hanya di lisan, namun juga Akhlak Al-Quran senantiasa menghiasi diri.

Jangan ragu membersamai diri bergabung bersama Ahlullah, karena bukan hanya dunia yang di dapat, namun juga ada akhirat yang selalu menjadi pengingat.

Wallahu a’lam.

Jangan lupa klik link berikut agar kamu semakin mengenal lebih dekat tentang Al Multazam :

Link Website : stiq-almultazam.ac.id

Link Youtube Official : www.youtube.com/stiqalmultazamofficial

Link PMB : stiqalmultazam.siakad.net/pmb

 

 

 

Komentar

Tulisan Anti mengatakan…
Keren ga? Keren ga? Kerenlah masa enggak .. ✨
Khodijah mengatakan…
Masyallah, barakallah

Postingan populer dari blog ini

Al Aswad bin Yazid - Perawi Hadits Ahli Ibadah

InsyaaAllah bisa...

Tapi susah :(