Ceritaku Tentang Berharganya Dirimu..
Mau
mendengar ceritaku?
Tentang…
Seberapa pentingnya dirimu?
Oleh
: Azzura Ayzhie
Aku hidup pada sebuah Negri khayalan. Dimana semua mimpi
hanya akan tetap menjadi mimpi dan sebuah kemustahilan jika bisa menjadi nyata.
Jika pagi menyambut, aku tidak bisa melihat pancaran sinar mentari yang katanya
bisa membakar semangat jiwa-jiwa yang ingin bangkit. Aku hanya bisa merasakan,
segar aroma embunnya yang begitu menenangkan. Setidaknya, aku bisa melewati pagi
dengan ketenangan ini.
Kemudian, aku merasa ketenanganku terusik. Aku tidak lagi
merasakan kesegaran aromanya. Kemana perginya embunku? Aku menunggu dan terus
menunggu dengan hati penuh harap. Sampai ketika aku merasa tubuhku terbakar.
Begitu panas, bagaikan seperti sedang di sengat api. Namun, aku hanya bisa
menangis. Setidaknya, air mataku bisa menjadi kesejukan ku.
Dan lama kelamaan aku merasakan sesuatu yang bisa meredam
panas yang tadi menggelayati sekujur tubuh. Aku merasa seperti sedang meneduh
pada sebuah pohon yang begitu rindang. Panasnya kemudian lama-lama menjadi
hilang. Dan kali ini, aku melewatinya dengan hati yang tenang.
Akupun semakin heran. Udara sejuk yang tadi dihadirkan lama
kelamaan menusuk sampai ke tulang-tulang tubuhku. Membuatku menggigil. Tak ada
selimut yang bisa menghangatkan tubuh dan tak ada api untuk melindungi pori-pori
kulitku yang tersiksa karna dinginnya.
Bertepatan pada waktu malam, aku selalu berusaha terjun pada
sebuah Negeri yang ingin ku tuju.
Aku berusaha melepaskan semua dinding-dinding yang menghalangi
semua mimpiku. Meruntuhkan bangunannya yang kokoh denag kekuatan dari otakku.
Aku tahu, ini semua karena aku di pengaruhi.
Ternyata inilah pengaruh jahat otakku. Ia begitu mendominasi
semua raga agar selalu menuruti apa kata perintahnya. Tentu saja. Ia berhak
mengaturnya. Tapi ia bahkan lupa bahwa aku lebih berhak mengatur akal ku untuk
bisa mensiasati semua.
Seperti itulah jika hidup pada Negri Khayalan. Kau akan tetap
terus hidup pada semua angan dan mimpi-mimpi tanpa kau tahu seberapa pentingnya
dirimu, seberapa hebatnya dirimu yang bahkan tidak kau ketahui kau bisa menjadi
panglima untuk memperjuangkan semua harap yang pernah ada.
Kau tahu, pagi akan hadir. Dan kau melewatinya.
Kau tahu, sore begitu rindang. Dan kau melewatinya.
Jika pagi dan sore kau bisa begitu nikmat melewatinya, kenapa
kau tidak merasa tenang jika siang dan malam yang akan singgah?
Karena kau
tidak tahu… Seberapa berharganya dirimu untuk memperjuangkan mimpi yang sempat
bersemayam dalam jiwa.
Kau akan begitu berharga jika kau juga menghargai semua
mimpimu. Dan selamanya kau tidak akan terjebak pada Negri Khayalan itu.
Perjuangkanlah hal yang bisa membuatmu menatap seperti apa hidup pada Negri
Mimpi yang bisa mengubahnya menjadi Cita-cita yang nyata. Terus korbankan
dirimu untuknya sampai ragamu telah lelah dan kembali dalam pangkuanNya…
_ AyNote _
Komentar