Mengenal Sang Cinta
Mengenal
Sang Cinta
Oleh :
Azzura Ayzhie
Sebenarnya, esensi dari mencintai dan dicintai adalah
dua hal yang tabu. Tidak lain dan tidak bukan adalah perasaan yang diinginkan
adanya suatu timbal balik antara satu sama lain. Berbeda halnya jika perasaan
itu mendapatkan respon dari satu pihak. Bisa dikatakan sebuah perasaan yang
bertepuk sebelah tangan? Ya, bisa jadi. Dan berujung pasti pada hal-hal bernama
sakit hati.
Aku ingin mengenalkanmu pada Sang Maha Cinta
sesungguhnya. Dia adalah Allah. Dialah Dzat Pemilik Segala Keagungan. Cinta
kepadaNya dipastikan tidak ada rasa kecewa. Bahkan Ia bisa mencintai lebih dari
rasa cinta kita kepadaNya.
Bukan sebuah cinta yang rumit tentunya. Disini
kau hanya perlu menggantungkan semua harapan kepadaNya. Jangan kepada yang
lain. Apalagi jika harapan itu terlalu besar untuk kau titipkan pada manusia.
Lihatlah, rasakan, dan renungkan..
Begitu banyak dari kita yang mengutamakan dunia
sehingga dengan Ibadah hanya sekedarnya. Terlalu banyak menunda-nunda
panggilanNya untuk sekedar beribadah kepadaNya, terlalu banyak mengeluh pada
semua ketetapanNya, dan terlalu banyak memberikan toleransi pada diri sehingga
lupa untuk senantiasa bermunajat kepadaNya.
Padahal tak sadarkah kita? Akal kita diciptakan
oleh siapa? Sehingga begitu banyak inspirasi datang darinya. Raga kita
diciptakan oleh siapa? Lalu digunakan hanya untuk bersenang-senang di dunia. Dunia
dengan segala gemerlapnya terlalu melenakan kita sehingga berujung pada
melupakan akhirat. Tempat kita yang sebenarnya. Tempat kembali semua makhluk.
Berapa banyak waktu yang kita habiskan hanya
untuk mengecewakanNya?
Sungguh, kita hanyalah makhluk yang hina. Tak
pantas kita kecewakan Dia.
Bagaimana bisa? Sedangkan, RahmatNya yang tak
terbatas meliputi langit dan bumi diberikan secara cuma-cuma. Tak malukah kita?
Kita hanya perlu mencintaiNya dengan
sebenar-benarnya ketulusan.
Beribadah dengan penuh keikhlasan.
Jika ada sesuatu yang membuat kita begitu
terisak,
Sertakan Ia selalu dalam setiap ucapan dan
langkah.
Sebut namaNya..
Dengan begitu, kita akan merasakan Ia begitu dekat
dari denyut jantung.
_ AyNote _
Komentar